2 Koridor Angkot Feeder BST Resmi Beroperasi

  • Posted on: 7 April 2017
  • By: admin
Body: 

Sebanyak 41 armada Angkutan kota (angkot) feeder Batik Solo Trans (BST) koridor 11 dan 13 resmi beroperasi, Peluncuran operasional dilaksanakan di halaman Balai kota Surakarta, usai pelaksanaan apel pagi ASN Pemerintah Kota Surakarta, kamis (6/4)
Peluncuran angkot feeder koridor 11 dan 13 ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Wali Kota FX Hadi Rudyatmo dan Wakil Wali Kota Achmad Purnomo, lalu diserahkan kepada perwakilan Koperasi Bersama Satu Tujuan dan Koperasi Trans Roda Sejati. Kemudian dilanjutkan dengan penyiraman air kendi pada kaca depan angkot oleh Walikota Surakarta dan pemecahan kendi oleh Walikota, Wakil Walikota dan Sekretaris Daerah Kota Surakarta. Kemudian Walikota Surakarta didampingi Sekretaris Daerah mengemudikan Angkot Feeder koridor 11 dan Wakil Walikota mengemudikan Angkot feeder koridor 13 mengelilingi halaman balai Kota.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Surakarta, Hari Prihatno mengatakan, penataan sistem transportasi massal di Solo merupakan amanat dari UU 22/2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan, di mana pemerintah wajib menyediakan sarana transportasi umum yang aman, nyaman, selamat, cepat, tepat dan terjangkau. Saat ini Pemkot Surakarta menyiapkan 15 koridor transportasi umum secara bertahap, tujuh koridor dilayani dengan bus BST dan delapan koridor dilayani angkot feeder. Saat ini baru 41 unit yang sudah dioperasikan. Dan secara bertahap akan dipenuhi. total armada angkot feeder yang dibutuhkan sekitar 260 unit. Dalam waktu dekat, akan ada pengadaan 30 unit feeder untuk operasional koridor selanjutnya. Nantinya, semua angkot akan diganti dengan armada baru,”
Dari 41 unit angkot feeder BST yang diluncurkan operasionalnya terdiri dari 21 unit melayani koridor 11, dengan rute Donohudan-Banyuanyar-via Terminal Tirtonadi-Gendengan-Baron-Gading-Pasar Klewer PP. Sedangkan 20 unit koridor 13 dengan rute Mojosongo-Kadipiro-via Terminal Tirtonadi-Jl Lumban Tobing (Pasar Legi )-Gemblegan-Gading-Pasar Klewer PP.
Sementara itu Wali Kota FX Hadi Rudyatmo berpesan agar seluruh sopir angkot feeder mematuhi standar operasional prosedur (SOP) yang sudah ditetapkan. termasuk, dalam mengoperasikan armada feeder, penumpang tidak boleh lebih dari 12 orang. Sopir juga tidak boleh merokok selama nyopir begitu juga dengan para penumpang di dalam angkot selama perjalanan karena angkot feeder dilengkapi dengan system pendingin udara atau AC. Wali Kota juga meminta agar driver tidak ngebut kejar setoran. Dan tidak boleh ngetem.
Setelah serangkaian prosesi tersebut, 41 armada angkot feeder BST yang dilengkapi AC, serta sound system yang memadai di setiap unitnya sebagai fasilitas untuk kenyamanan penumpang, melakukan konvoi keliling Kota Solo.

Berita: